10 Tipe Mahasiswa Saat Ujian Part 2

Kamu yang memang ngga belajar telah mulai terpedaya dengan kamuflase si mahasiswa ini. Ini membuat anda merasa nyaman dan asik cengengesan, tos-tosan dengan teman-teman anda yang sama-sama belum belajar.
Apa yang menciptakan si “ngga tau apa-apa” ini menyamar?

 

1. Diremehkan lawan, teknik ini sudah lumayan ampuh diterapkan pada zaman kekaisaran Cina kuno, strategi ini ialah urutan ke-27 dalam 36 strategi bangsa Cina dalam berperang Thirty-Six Stratagems (36 Ji). Si ngga tau apa-apa ini bakal berpura-pura lemah supaya pesaing-pesaingnya tidak mengkhawatirkan eksistensi si ngga tau apa-apa, jadi sebetulnya menurut Agen Bola Indonesia Terbaik Terbesar Di Dunia  strategi ini melulu ditujukan ke sesama orang-orang pintar, dan sialnya anda yang memang belum belajar sama sekali ikut-ikutan terpengaruh.

2. Mereka tidak hendak ditanya-tanya, mereka sudah lumayan lelah ditanya-tanya dan disalahkan andai jika jawaban yang mereka berikan ke mahasiswa beda ternyata salah

10 Tipe Mahasiswa Saat Ujian Part 2

10 Tipe Mahasiswa Saat Ujian Part 2

3. Mereka tidak inginkan menjadi pusat perhatian, mereka tidak mau semua anak di ruang belajar mengandalkan kecerdasan dari dia.

4. Mereka visioner, mereka yakin masing-masing anak ialah pintar, karena tersebut mereka hendak menyadarkan seluruh anak-anak bahwa banting tulang mereka guna belajar tidak bisa dihargai serendah itu, serendah guna dimintai jawaban. Mereka berjuang keras memahami pelajaran namun si tidak belajar dengan gampangnya meminta jawaban ke mereka.

5. Mereka memang benar benar ngga tau, tidak dalam tanda petik, mereka tidak belajar tetapi mereka dapat menjawab seluruh soal dengan kecerdasan yang mereka miliki. Mereka memang tidak belajar tetapi saat ujian dilangsungkan mereka seakan-akan mendapat wahyu dari dosen dan membalas semua soal dengan benar, mahasiswa laksana ini paling langka dan bukan guna ditiru.

Biasanya setelah berlalu ujian, mereka terbit dengan wajah muram seolah-olah mereka tidak dapat menjawab, tetapi saat nilai ujian diumumkan, dia mendapat nilai yang paling baik, anda yang tidak belajar mulai sewot dan menyadari penyamaran mereka.

 

3. Mahasiswa Debat

 

Ini seringkali terjadi sejumlah menit atau jam sebelum ujian, di salah sudut ruang belajar akan terlihat suatu atau sejumlah bunderan dengan seorang di tengah dan dikelilingi oleh insan durjana, laksana konferensi, ini bukan peragaan atraksi atau topeng monyet, tetapi ini ialah quick-tutor dari sang pintar yang baik hati dan tulus menyalurkan ilmunya untuk manusia-manusia yang belajarnya setengah-setengah, manusia-manusia yang belajar setengah-setengah ini seringkali mahasiswa-mahasiswa yang mengadopsi prinsip SKS (Sistem Kebut Semalam) yang mengertinya setengah-setengah juga, tetapi kehadiran sang pintar nan baik hati ini laksana ibu peri yang hadir saat Cinderella dianiaya oleh ibu tirinya.

Di sudut yang lain, seringkali ada konferensi tandingan yang orang-orang di dalamnya bukan debat masalah pelajaran ujian, laksana debat presiden, debat gubernur Jakarta walaupun bukan orang Jakarta, debat klub bola, atau mengenai wanita-wanita cantik di fakultas sebelah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *