8 Kesalahan yang Harus Kamu Hindari Sebelum Mati

Hidup tidak bakal selamanya berlangsung di sisi kita. Akan terdapat masanya ia pergi, melipat lembarannya, dan meninggalkan anda jauh di belakang. Beberapa orang mensejajarkan empiris ditinggalkan kehidupan tersebut dengan kematian. Beberapa orang lainnya menuliskan waktu mereka melulu sudah berlalu di dunia.

Dalam masa-masa yang panjangnya tak seberapa ini, adakah yang mesti berjuang kita hindari? Adakah hal-hal dalam hidup yang harusnya tidak anda lakukan supaya waktu yang tak selamanya ini jadi lebih berarti? Kali ini Agen Bola Indonesia Resmi akan mengemukakan 8 diantaranya.

1. Berharap Waktu yang Paling Tepat Akan Datang. Berkata “Kelak” Sembari Terus Mengelak

8 Kesalahan yang Harus Kamu Hindari Sebelum Mati

8 Kesalahan yang Harus Kamu Hindari Sebelum Mati

Dalam sejumlah kesempatan kita menyimpulkan untuk menantikan waktu yang sangat tepat dalam hidup. Melihat hidup seperti kelompok momentum, yang di dalamnya terdapat satu yang sangat bersinar. Kita merasa ada masa-masa yang sangat baik guna sesuatu, karena tersebut kita tak keberatan menunggu.

Ketika berkeinginan memulai usaha, anda merasa “Kelak” ialah saatnya. Saat telah lulus, ketika sudah memiliki lumayan modal, telah tahu seluk beluk membuka bisnis. Menunda dan menantikan waktu yang sangat tepat bakal datang sebetulnya menjauhkan anda dari peluang dan keberhasilan. Suatu usaha yang tidak dibuka saat ini, hasilnya pun harus dirindukan lebih lama lagi.

2. Membuka Telinga Bagi Mendengar Kata Orang, Namun Hirau Pada Kata Hati

Sebenarnya anda dibekali dengan keterampilan untuk peka terhadap semesta. Badan ini telah dilengkapi dengan indera perasa yang dapat diandalkan, ketika ada sesuatu yang salah ia bakal dengan ringan menyerahkan peringatan. Masalahnya, kadang kita terlampau tinggi hati guna menyadari kemmapuan ini.

Sebelum mati, pastikan anda tak lagi hirau atas suara sangat jujur yang bergaung di palung hatimu. Dengarkan dia, ikuti apa maunya, tidak boleh ragu meninggalkan sesuatu atas perintahnya. Ia yang sangat tahu, tak ada dalil bagimu melemparkan waktu — memperhatikan mereka yang pun tak tentu.

3. Merasa Keluarga Akan Hidup Selamanya, Menyia-Nyiakan Waktu Bersama Mereka

Kesalahan terbesar yang sering dilaksanakan orang dalam hidupnya ialah menyia-nyiakan peluang yang ia punya bareng keluarga. Merasa mereka bakal ada dan hidup selamanya. Sebabnya tak apa andai mereka tak diberi masa-masa yang sepadan, toh mereka bakal selalu menantikan kita kembali dengan sabar.

Terkadang anda lupa bahwa mereka pun manusia yang sesekali perlu dipeluk dan dipupuk ulang cintanya. Mereka bukan insan dengan power bank rasa kasih yang tak terbatas jumlahnya. Menyia-nyiakan waktu guna bermesraan dengan mereka mesti ditunaikan dengan penyesalan yang bakal datang setelahnya.

4. Jumawa Pada Kemampuan Saat Keberhasilan Menghampiri, Merasa Tak Tertandingi

Ketika anda perlahan mulai menapaki tangga mengarah ke impian, terkadang terdapat perasaan bangga dan “merasa bisa” yang tak terhindarkan. Saat khayalan sudah kian terjangkau tangan, anda merasa dapat mengahadpi seluruh yang mengganggu. Tidak terdapat lagi yang layak ditakutkan, karena sejengkal lagi destinasi yang sekitar ini digadang-gadang akan dapat teraih dalam genggaman.

Keberhasilan tanpa disadari menciptakan kita tinggi hati. Merasa tak tertandingi, tak mau menundukkan badan guna kembali duduk di kursi belajar demi meningkatkan kapasitas diri. Buat apa? Toh anda sudah terbukti bisa. Saat perasaan macam ini datang — satu yang kadang terlupakan: Merasa diri paling dapat sebenarnya menutup peluang untuk berkembang. Keberhasilan ternyata mesti ditunaikan dengan berhentinya proses belajar.

Sebelum kelak anda mati, sadarilah bahwa kemampuanmu selalu dapat dikalahkan. Selalu terdapat ia yang lebih baik di luar. Merasa tak tertandingi melulu akan membuatmu jadi orang yang curang dan tinggi hati.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *